Standard Cupang Plakat

Plakat ini paling umum diternakan belakangan ini, mengkombinasikan karakter plakat tradisional dengan cupang kontes. Ikan cupang hias, seperti plakat tradisional bentuknya tidak simetris. Standard plakat kontes sama dengan plakat tradisional dengan 2 pengecualian penting berikut ini:

Sirip punggung: Sirip punggung harusnya setengah lingkaran dan lebih disukai bukaannya seperti kipas. Yang paling ideal sirip punggung tumpang tindih dengan bagian atas sirip ekor. Ujung depan sirip punggung dapat meruncing atau sedikit membulat. Kapasitas dari sirip untuk membuka sering diperoleh tidak dengan besarnya volume, akan tetapi dengan banyaknya cabang tulang sirip. Sirip atas yang tumpang melewati tubuh kurang disukai. Ikan cupang hias

Sirip ekor: Tidak seperti plakat tradisional, standar penilaian sirip ekor sama dengan standar pada cupang kontes, Bukaan bentang ekor harus 180 derajat, tulang yang lurus, ujung sudut meruncing, dan berbentuk setengah lingkaran (meyerupai huruf D), tidak lebih panjang dari 1/3 badannya. Percabangan tulang ekor harus sama dan merata disemua tulang dan memiliki cabang tulang 4 atau lebih namun tidak berlebihan. Bukaan ekor lebih dari 180 derajat (overhalfmoon/OHM) tidak lebih disukai daripada bukaan ekor setengah lingkaran (180 derajat). Ikan cupang hias  

Sirip Bawah: Sirip bawah memiliki bentuk trapezium dengan ujung bagian depannya (anterior) lebih pendek dari ujung bagian belakangnya (posterior). Dari ujung depan sirip bawah ke ujung belakangnya menurun hingga ujung belakangnya (Posterior) meruncing. Panjang tulang sirip bawah yang terpanjang idealnya dua kali atau lebih (lebih disukai) lebih panjang dari tulang ekor yang terpanjang. (lihat gambar dibawah) Saat ngedok, ujung depannya terangkat maju dan ujung belakangnya harus overlap atau tumpang tindih dengan bagian bawah sirip ekor. Ikan cupang hias

Sirip Dasi: Meruncing seperti pisau yang menghadap kebawah dengan lancipnya menghadap kebelakang. Sirip dasi harus penuh, sama panjang, dan tidak terlihat bersilang secara permanen. Panjang sirip dasi sedikitnya harus sama dengan panjang sirip bawah yang terpanjang. Ikan cupang hias

Sirip Dayung: Sama seperti standard cupang kontes yang lain.

Kesalahan Pada Bentuk dan Sirip Plakat Kontes:

1. Sirip dasi sedikit lebih pendek dari 2/3 panjang badan (Kesalahan ringan)
2. Sirip dasi tidak bercabang lebih disukai, bercabang (Kesalahan Ringan)
3. Tulang sirip pada ekor yang terdekat dengan sirip punggung dan sirip bawah lebih pendek
dari tulang sirip ekor bagian tengahnya, menyebabkan sudut ekor bagian atas dan
bawahnya membulat (Kesalahan kecil)
4. Sirip punggung tidak memiliki cabang utama (Kesalahan kecil)
4. Panjang sirip dasi setengah dari panjang badan atau sedikit kurang (Kesalahan kecil)
5. Pencabangan pada sirip ekor < 3 derajat (Kesalahan kecil)
6. Sirip bawah tidak terlihat jelas menurunnya dari bagian paling depan (anterior) ke bagian
paling belakang (posterior) (Kesalahan besar)
7. Ujung pada sirip bawah tidak meruncing dan panjang (Kesalahan besar)
8. Bukaan sirip ekor kurang dari 180 derajat (Kesalahan besar)
9. tambahan semua kesalahan umum lain yang sesuai dapat diterapkan
10. juri berhak menurunkan dan menaikkan satu level tingkat kesalahan


     

Sedangkan,
 

Standar Nasional BMII :

Plakat adalah jenis betta splendens yang memiliki ekor pendek atau shortfin. Plakat disebut juga dengan HMPK ( Halfmoon plakat ) dikarenakan fisik plakat menyerupai halfmoon hanya saja sirip-sirip yang dimilikinya lebih pendek. Namun seiring perkembangannya bentuk plakat menjadi berbeda dari halfmoon, baik dari sisi ukuran sirip maupun pada bentuk tubuh. Ikan cupang hias
Kriteria plakat untuk diikut sertakan dalam kontes :
1. Sirip anal harus berbentuk trapesium terbalik
2. Sirip anal harus lebih panjang dari sirip cadual
3. Bagian belakang sirip anal harus lebih panjang dari bagian depannya
4. Bagian depan tulang sirip anal panjangnya ¾ dari bagian elakangnya
5. Bagian depan sirip anal yang arahnya kearah depan mendapat nilai plus
6. Bagian depan dorsal yang mengarah ke depan mendapat nilai lebih
7. Sirip caudal yang berbentuk lebih dari 180 derajat atau over mendapat nilai plus
8. Sirip caudal tidak boleh lebih panjang dari sirip dorsal maupun anal
9. Semua sirip harus terlihat kokoh atau tidak ada bengkok maupun roboh
10. Saat bermain semua sirip harus overlap, mengunci rapat dan tidak ada spasi antar siripnya
11. Sirip pangkal harus lebar baik dorsal, anal maupun cadual
12. Sirip pectoral harus lurus, sama besar dan sama panjang
13. Tulangan sirip tidak boleh menumpuk atau menjepit
14. Selaput sirip tidak boleh terlipat atau grepes
15. Ujung-ujung sirip cadual harus berbentik lancip atau tidak rounded
16. Bentuk tulangan dorsal dan anal yang mengarah ke belakang mendapat nilai minus
17. Pangkal sirip cadual harus besar dan saat bermain tidak menungging ke atas 45
18. Sirip dorsal yang berbentuk rounded mendapat nilai minus
19. Tulangan terakhir sirip cadual harus sama antara bagian atas dan bagian bawahnya
20. Bentuk sirip cadual harus balance dan jika bagian atas dan bawah di lipat harus sama bentuknya atau tidak peyang
21. Sirip cadual yang berbentuk sabit lebar dan sama besar bagian atas dan bawahnya   mendapat nilai maksimal
22. Sirip dorsal yang berbentuk seperti topi tentara romawi ( mohawk ) merupakan nilai plus
23. Antara sirip dorsal dengan badan bagian atas tidak boleh terlihat ada spasi
24. tambahan semua kesalahan umum lain yang sesuai dapat diterapkan. Ikan cupang hias